Jumat, 12 Agustus 2011

Puisi Untuk Indonesia

Seharian ini saya mencoba membaca puisi-puisi dari para penyair yang kesohor. Dari semua karya itu, saya menemukan sebuah puisi dari Kahlil Gibran. Puisi ini setidaknya bisa mengambarkan Indonesia hari ini. Baik dari elite politiknya,Alim Ulamanya,seniman dan rakyatnya. Selamat menikmati puisi dari sang penyair kesohor itu


BANGSA KASIHAN

Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum yang tidak dituainya
dan meminum anggur yang tidak diperasnya

Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan,
dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah.

Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur, sementara menyerah padanya ketika bangun.

Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara
kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,
tidak sesumbar kecuali di runtuhan,
dan tidak memberontak kecuali ketika lehernya
sudah berada di antara pedang dan landasan.

Kasihan bangsa yang negarawannya serigala,
falsafahnya karung nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.

Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya
dengan trompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian,
hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan trompet lagi
Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu
menghitung tahun-tahun berlalu
dan orang kuatnya masih dalam gendongan.

Kasihan bangsa yang berpecah-belah,
dan masing-masing mengangap dirinya sebagai satu bangsa
+++++++++kAHLIL GIBRAN

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Puisi lama tapi tepat gambarannya